1. Ada beberapa jenis batang pada tanaman karena pohon
pisang batangnya berlapis maka disebut
“pelepah”
1. Ada banyak kerajinan batang pisang tentunya namun yang
akan disebutkan hanya 10 kerajinan dsri berbagai daerah di indonesia yaitu:
1. Batang
pisang yang dibuat menjadi wayang
2. Batang
pisang yang digunakan untuk melukis
3. Batang
pisang yang dibuat masakan contoh : kripik,nasu burak dari batak,dll
4. Kerajinan yang dibuat tas
5. Batang pisang dibuat karpet
6. Batang pisang dibuat tempat tisu
7. Batang pisang dibuat tempat pensil
8. Batang pisang dibuat sendal jepit
9. Batang pisang dibuat kerajinan rumah adat
Batang pisang dibuat tali hias
1. Desain
untuk membuat kerajinan lukisan
Cara
pembuatan lukisan, amatlah sederhana bahan dan alat yang dibutuhkan yaitu :
pelepah pisang yang telah kering di pohon, gunting, triplek, lem.
Pelepah Pisang : jenis pisang bebas, pelepah pisang
yang baik adalah yang sudah kering dipohon, kondisi pelepah pisang benar-benar
kering (tidak basah atau lembab), pelepah tidak perlu dijemur di sinar matahari
(cukup diangin-anginkan saja). Tidak perlu menggunakan bahan pengawet atau
ditambah pewarna buatan, karena akan menghilangkan kesan alami lukisan. Corak
warna pelepah pisang yang akan digunakan disesuaikan dengan kebutuhan pelukis,
sesuai dengan gaya dan tema lukisan. Lukisan yang sudah jadi tidak perlu di
vernis (bahan pengkilap lukisan). Supaya lebih indah bisa dipakai pigura dan
kaca. Agar lukisan awet dan tahan lama, hindari lukisan dari basah/lembab.
Lem :
Tidak ada jenis lem khusus untuk lukisan ini. Lem yang biasa digunakan
contohnya ; lem kertas biasa yang berbahan dasar tepung singkong/kanji/aci, Lem
merek FOX yang biasa dijual dipasaran. Lem FOX lebih sering penulis gunakan,
karena daya rekatnya yang cukup kuat, walaupun harganya agak sedikit lebih
mahal.
Triplek :
Biasanya digunakan untuk dasar lukisan. Selain triplek dapat juga digunakan
bahan-bahan lain, seperti karton tebal, kayu, dll
Cara Penempelan Pelepah Pisang : Teknik menempel bebas Untuk melukis
pemandangan, kaligrafi, hewan, manusia, biasanya penulis menempel latar
belakangnya dulu, baru yang terakhir detailnya. Seperti contoh Lukisan
Kaligrafi, pertama tempellah latar belakang yang berwarna gelap semua, setelah
kering baru tempel tulisan kaligrafinya yang berwarna terang. Agar hasil
tempelan merata dan kuat, biasanya setelah pelepah pisang ditempel, lukisan
diberi pemberat diatasnya hingga lem kering (seperti dengan kaca tebal, kayu
pemberat, buku yang tebal dll) tujuannya agar lem
menempel merata disetiap bagian pelepah pisang yang ditempel.
Teknik
menempel dan kombinasi warna lukisan, biasanya akan berkembang lebih baik, bila
dilatih secara terus menerus, sehingga suatu saat setiap pelukis akan menemukan
cara dan tekniknya sendiri yang dianggap paling praktis dan paling pas bagi
dirinya.
Untuk
tahap tahap pertama, memang dibutuh keuletan dan kesabaran ekstra, karena bahan
dan alat ini tidak lazim digunakan untuk tujuan melukis. Tetapi bila telah
mahir dan teknik melukisnya telah didapat sendiri, akan diperoleh sebuah
lukisan yang unik dan agak sulit untuk ditiru orang, sehingga nilai jualnya
juga lebih baik.
]


0 komentar:
Posting Komentar